Waste-Based Analysis Pada UMKM Hospitality: Perspektif Lean Finance Dan Environmental Awareness
Abstract
Permasalahan limbah (waste) pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor hospitality tidak hanya berkaitan dengan dampak lingkungan, tetapi juga mencerminkan inefisiensi pengelolaan sumber daya yang berdampak langsung pada biaya operasional. Dalam praktiknya, pelaku UMKM hospitality sering memandang limbah sebagai konsekuensi tak terhindarkan dari aktivitas usaha, tanpa mengaitkannya dengan pemborosan biaya dan penurunan efisiensi usaha. Kondisi ini menunjukkan masih terbatasnya integrasi antara kesadaran lingkungan (environmental awareness) dan pengelolaan keuangan berbasis efisiensi.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menganalisis praktik pengelolaan limbah UMKM hospitality melalui pendekatan waste-based analysis dengan perspektif lean finance dan environmental awareness. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) digunakan dengan menempatkan pelaku UMKM sebagai subjek aktif dalam proses refleksi dan pembelajaran. Rangkaian kegiatan meliputi pemetaan kondisi awal melalui survei dan diskusi partisipatif, pendampingan berbasis pemberian informasi mengenai jenis dan sumber limbah operasional, serta evaluasi reflektif melalui survei lanjutan, observasi, dan diskusi kelompok terarah.
Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebagian besar limbah yang dihasilkan UMKM hospitality berasal dari praktik operasional yang tidak efisien dan dapat dikategorikan sebagai pemborosan sumber daya. Integrasi perspektif environmental awareness dan lean finance membantu pelaku UMKM memahami limbah sebagai indikator inefisiensi usaha, bukan sekadar masalah lingkungan. Temuan ini menegaskan bahwa waste-based analysis dapat menjadi alat reflektif yang efektif dalam mendorong keberlanjutan UMKM hospitality secara bertahap dan kontekstual.